Minggu, 22 Februari 2026

𝐏𝐄𝐑𝐀𝐘𝐀𝐀𝐍 𝐍𝐀𝐓𝐀𝐋 𝟐𝟎𝟐𝟓 𝐃𝐀𝐍 𝐏𝐄𝐒𝐓𝐀 𝐁𝐎𝐍𝐀 𝐓𝐀𝐎𝐍 𝟐𝟎𝟐𝟔 𝐏𝐎𝐌𝐏𝐀𝐑𝐀𝐍 𝐒𝐈𝐑𝐀𝐉𝐀 𝐏𝐀𝐑𝐀𝐏𝐀𝐓 𝐃𝐎𝐇𝐎𝐓 𝐁𝐎𝐑𝐔, 𝐁𝐄𝐑𝐄/𝐈𝐁𝐄𝐁𝐄𝐑𝐄 𝐒𝐄-𝐈𝐍𝐃𝐎𝐍𝐄𝐒𝐈𝐀 (𝐏𝐑𝐏𝐁𝐁𝐈) 𝐖𝐈𝐋𝐀𝐘𝐀𝐇 𝐉𝐀𝐁𝐎𝐃𝐄𝐓𝐀𝐁𝐄𝐊


𝐊𝐀𝐓𝐀 𝐒𝐀𝐌𝐁𝐔𝐓𝐀𝐍

𝐊𝐄𝐓𝐔𝐀 𝐏𝐀𝐍𝐈𝐓𝐈𝐀 𝐏𝐄𝐑𝐀𝐘𝐀𝐀𝐍 𝐍𝐀𝐓𝐀𝐋 𝟐𝟎𝟐𝟓 𝐃𝐀𝐍 𝐏𝐄𝐒𝐓𝐀 𝐁𝐎𝐍𝐀 𝐓𝐀𝐎𝐍 𝟐𝟎𝟐𝟔

𝐏𝐎𝐌𝐏𝐀𝐑𝐀𝐍 𝐒𝐈𝐑𝐀𝐉𝐀 𝐏𝐀𝐑𝐀𝐏𝐀𝐓 𝐃𝐎𝐇𝐎𝐓 𝐁𝐎𝐑𝐔, 𝐁𝐄𝐑𝐄/𝐈𝐁𝐄𝐁𝐄𝐑𝐄 𝐒𝐄-𝐈𝐍𝐃𝐎𝐍𝐄𝐒𝐈𝐀 (𝐏𝐑𝐏𝐁𝐁𝐈) 𝐖𝐈𝐋𝐀𝐘𝐀𝐇 𝐉𝐀𝐁𝐎𝐃𝐄𝐓𝐀𝐁𝐄𝐊


Shalom…

Horas… Horas… Horas…


Selamat datang dan selamat berbahagia bagi kita semua dalam Perayaan Natal 2025 dan Pesta Bona Taon 2026 Pomparan Si Raja Parapat Dohot Boru, Bere/Ibebere se-Indonesia (PRPBBI) Wilayah Jabodetabek.


Pertama-tama, marilah kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan kita Yesus Kristus, Tuhan yang Maha Kuasa dan Maha Baik. Oleh karena kasih dan penyertaan-Nya, kita dapat berkumpul bersama hari ini dalam sukacita. Sepanjang tahun 2025 yang telah kita lalui—dengan segala proses kehidupan, tantangan, dan berkat—Tuhan tetap setia memelihara kita. Dan di awal tahun 2026 ini, Tuhan kembali memberi kita kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk merayakan kebersamaan sebagai satu keluarga besar.


Tema Perayaan Natal kita adalah:

“𝘼𝙡𝙡𝙖𝙝 𝙃𝙖𝙙𝙞𝙧 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙈𝙚𝙣𝙮𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖” (𝙈𝙖𝙩𝙞𝙪𝙨 1:21–24)

Dengan Subtema:

“𝙈𝙚𝙢𝙥𝙚𝙧𝙩𝙚𝙜𝙪𝙝 𝙄𝙢𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙆𝙚𝙗𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙖𝙖𝙣 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙏𝙚𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙆𝙚𝙨𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙆𝙧𝙞𝙨𝙩𝙪𝙨, 𝙈𝙚𝙣𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝘿𝙞𝙥𝙪𝙡𝙞𝙝𝙠𝙖𝙣 𝙤𝙡𝙚𝙝 𝙆𝙚𝙝𝙖𝙙𝙞𝙧𝙖𝙣 𝘼𝙡𝙡𝙖𝙝 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙎𝙖𝙡𝙞𝙣𝙜 𝙈𝙚𝙡𝙖𝙮𝙖𝙣𝙞 𝙙𝙖𝙣 𝙈𝙚𝙣𝙜𝙪𝙖𝙩𝙠𝙖𝙣.”


Tema ini mengingatkan kita bahwa Tuhan hadir bukan hanya di gereja, tetapi juga di dalam keluarga kita masing-masing. Di tengah berbagai tantangan zaman—masalah ekonomi, pengaruh teknologi yang tidak selalu membawa kebaikan, renggangnya komunikasi antara orang tua dan anak, hingga pergumulan pribadi—Tuhan tetap hadir untuk menyelamatkan dan memulihkan.


Bapak/Ibu, Amang dan Inang yang saya hormati, serta seluruh generasi muda dan anak-anak yang kami kasihi,


Dalam momen seperti ini, sering kali kita baru menyadari betapa berharganya kebersamaan. Mungkin hari ini kita duduk berdampingan, tertawa bersama, bernyanyi dan berdoa bersama. Namun di hari-hari yang akan datang, kita bisa saja menyadari bahwa ada di antara kita yang pernah duduk di ruangan ini, yang pernah kita sapa dan peluk, yang kini telah terlebih dahulu dipanggil Tuhan. Di sisi lain, ada juga keluarga-keluarga baru, generasi baru, anak-anak yang lahir dan bertumbuh, serta anggota keluarga yang baru bergabung dalam keluarga besar kita.

Inilah dinamika kehidupan. Ada yang pergi, ada yang datang. Ada yang kita kenang dengan penuh syukur, dan ada yang kita sambut dengan penuh sukacita. Karena itu, mari kita hargai setiap pertemuan, setiap sapaan, setiap kebersamaan. Jangan tunda untuk saling mengasihi, saling memaafkan, dan saling menguatkan.

Sebagai orang Batak, kita memiliki falsafah hidup yang sangat mulia, yaitu 𝐃𝐚𝐥𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐍𝐚 𝐓𝐨𝐥𝐮. Falsafah ini mengajarkan keseimbangan dan keharmonisan dalam hubungan kekeluargaan: menghormati hula-hula, mengayomi boru, dan bersikap bijaksana terhadap dongan tubu. Sebagai pomparan marga Parapat, kita menjunjung tinggi nilai ini. Bukan hanya sebagai adat yang diucapkan, tetapi sebagai prinsip hidup yang harus kita jalankan dalam keseharian.

Dalihan Na Tolu bukan sekadar tradisi, tetapi fondasi kebersamaan kita. Di dalamnya ada nilai hormat, kasih, tanggung jawab, dan persaudaraan. Jika kita menghidupi nilai ini dengan sungguh-sungguh, maka keluarga besar PRPBBI akan tetap kokoh, rukun, dan menjadi berkat, baik di Jabodetabek maupun di mana pun kita berada.

Sebagai Ketua Panitia, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota panitia yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Terima kasih juga kepada seluruh Amang dan Inang (Ompung, Bapatua dan Inangtua, Bapauda dan Inanguda, Amangboru dan Namboru, Abang, Kakak, Lae, Ito, Amanghela dan Boru) yang telah memberikan dukungan moril maupun materil.

Secara khusus kami juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan seluruh pihak yang telah memberikan sumbangan dengan tulus. Kiranya Tuhan membalas segala kebaikan dengan berkat yang melimpah di tahun-tahun mendatang.


Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Pengurus PRPBBI Wilayah Jabodetabek, khususnya kepada Amang Ketua Taki Reinhard Parapat, beserta seluruh jajaran penasehat dan pengurus yang telah memberikan kepercayaan kepada kami sebagai panitia.


Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan acara ini masih terdapat kekurangan. Dengan segala kerendahan hati, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya.

Diujung kata sambutan ini, izinkan saya menyampaikan, songon na ni dok ni natua – tua ma sipasahat on nami :

𝙿𝙰𝚄𝙺 𝙿𝙰𝚄𝙺 𝙷𝚄𝙳𝙰𝙻𝙸 𝙿𝙰𝙶𝙾 𝙿𝙰𝙶𝙾 𝚃𝙰𝚁𝚄𝙶𝙸 

𝙽𝙰 𝚃𝙰𝙳𝙸𝙽𝙶 𝚃𝙰 𝚄𝙻𝙰𝙷𝙸 𝙽𝙰 𝚂𝙴𝙶𝙰 𝚃𝙰 𝙿𝙰𝚄𝙻𝙸 


𝙰𝚜𝚊 𝚝𝚞𝚋𝚞 𝚖𝚊 𝚑𝚊𝚛𝚒𝚊𝚛𝚊, 𝙳𝚒 𝚑𝚘𝚕𝚊𝚗𝚐-𝚑𝚘𝚕𝚊𝚗𝚐 𝚗𝚒 𝚑𝚞𝚝𝚊

𝙳𝚒𝚙𝚊𝚍𝚊𝚘 𝚃𝚞𝚑𝚊𝚗 𝚖𝚊 𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚑𝚒𝚝𝚊 𝚘𝚗 𝚊𝚔𝚔𝚊 𝙼𝚊𝚛𝚊, 𝙹𝚊𝚕𝚊 𝚜𝚊𝚒 𝚖𝚊𝚛𝚝𝚊𝚖𝚋𝚊 𝚖𝚊 𝚊𝚔𝚔𝚊 𝚙𝚊𝚜𝚞-𝚙𝚊𝚜𝚞𝚗𝚊


𝙴𝙼𝙴 𝚂𝙸𝚃𝙰𝙼𝙱𝙰 𝚃𝚄𝙰 𝙼𝙰 𝙿𝙰𝚁𝙻𝙸𝙽𝙶𝙶𝙾𝙼𝙰𝙽 𝙽𝙸 𝚂𝙸𝙱𝙾𝚁𝙾𝙺, 

𝙳𝙴𝙱𝙰𝚃𝙰 𝙽𝙰 𝙼𝙰𝚁𝚃𝚄𝙰 𝚂𝚄𝙳𝙴 𝙼𝙰 𝙷𝙸𝚃𝙰 𝚁𝚄𝙰𝚂 𝙽𝙸 𝙿𝙰𝚁𝚂𝙰𝙳𝙰𝙰𝙽 𝚂𝙸 𝚁𝙰𝙹𝙰 𝙿𝙰𝚁𝙰𝙿𝙰𝚃 𝙳𝙾𝙷𝙾𝚃 𝙱𝙾𝚁𝚄, 𝙱𝙴𝚁𝙴/𝙸𝙱𝙴𝙱𝙴𝚁𝙴 (𝙿𝚁𝙿𝙱𝙱𝙸) 𝚆𝙸𝙻𝙰𝚈𝙰𝙷 𝙹𝙰𝙱𝙾𝙳𝙴𝚃𝙰𝙱𝙴𝙺 𝙳𝙸𝙿𝙰𝚁𝙾𝚁𝙾𝚃.


Akhir kata, atas nama Panitia, kami mengucapkan:

𝗦𝗲𝗹𝗮𝗺𝗮𝘁 𝗠𝗲𝗿𝗮𝘆𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗡𝗮𝘁𝗮𝗹 𝟮𝟬𝟮𝟱 𝗱𝗮𝗻 𝗦𝗲𝗹𝗮𝗺𝗮𝘁 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝗕𝗮𝗿𝘂 𝟮𝟬𝟮𝟲.

Kiranya damai sejahtera Kristus tinggal dalam keluarga kita, mempererat kasih kita, dan menuntun langkah kita sepanjang tahun ini.

Shalom…

Horas… Horas… Horas…